Latar Belakang: Gangguan kebisingan akibat adanya sumber kebisingan yang melebihi NAB akan berpotensi menimbulkan gangguan ambang dengar pada pekerja. Dua area kerja di PDAM Delta Tirta Kabupaten Sidoarjo memiliki tingkat bising yang tinggi yaitu sebesar 91 dBA sehingga memiliki resiko kesehatan terhadap tenaga kerja. Tujuan Penelitian ini yaitu untuk mengetahui intensitas kebisingan dan kemampuan pendengaran tenaga kerja di area instalasi pengolahan air PDAM Delta Tirta Kabupaten Sidoarjo. Metode: Jenis penelitian ini adalah observasional deskriptif dengan variabel penelitian ini yaitu intensitas kebisingan dan kemampuan pendengaran tenaga kerja di area instalasi pengolahan air PDAM Delta Tirta Kabupaten Sidoarjo. Pengukuran intensitas kebisingan menggunakan alat sound level meter dan untuk pengukuran kemampuan pendengaran menggunakan alat audiometri. Data yang diperoleh selanjutnya akan diolah dan disajikan dalam bentuk tabel kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan intensitas kebisingan di area instalasi pengolahan air PDAM Delta Tirta Kabupaten Sidoarjo 50% memenuhi standar NAB dan 50% tidak memenuhi standar NAB, kemampuan pendengaran tenaga kerja 100% masih memiliki kemampuan pendengaran normal. Kesimpulan: Terdapat 2 ruangan yang memiliki intensitas kebisingan melebihi ambang batas yaitu pada ruangan pompa distribusi dan ruangan ultrafiltrasi dan kemampuan pendengaran tenaga kerja di PDAM Delta Tirta seluruhnya memiliki kemampuan pendengaran normal. Kata kunci : Kebisingan, kemampuan pendengaran, tenaga kerja
Copyrights © 2023