Al-Manar: Jurnal Kajian Alquran dan Hadis
Vol. 8 No. 2 (2022)

Perempuan dan Neraka: Analisis Mubadalah Hadis Perempuan Terbanyak Penghuni Neraka Karena Lemah Akal dan Agamanya

Mahfidzatun Nabilah (UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember)
Siti Qurrotul Aini (UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember)



Article Info

Publish Date
28 Dec 2022

Abstract

Fokus kajian Hadits terbagi menjadi dua bagian yakni sanad dan matan. Pada kajian matan pemahamannya terus berlanjut dengan berbagai perbedaan makna mengikuti perkembangan zaman. Pembahasan mengenai Hadits yang bertema perempuan menjadi salah satu kontroversi baik di kalangan cendekia, ulama, maupun masyarakat awam. Beberapa Hadits yang keshahihan sanadnya sudah dipastikan, mengandung kesan diskriminasi pada kaum perempuan secara tekstual. Hal tersebut kemudian melahirkan banyak respons negatif terhadap Hadits itu sendiri. Salah satu Hadits yang dinilai misoginis adalah Hadits tentang paling banyak penghuni neraka adalah perempuan karena lemah akal dan agamanya. Adanya pengamalan Hadits yang tidak sesuai nilai agama Islam dan penyalahgunaan Hadits sebagai dalil untuk merendahkan perempuan, membuat banyak aktivis gender menganggap Hadits-hadits tersebut harus dihilangkan dalam artian dilupakan dan tidak diamalkan karena kemudian Islam dianggap memposisikan perempuan di bawah laki-laki. Di samping itu, hadir metode mubadalah dengan konsep pemahaman kesetaraan atau kesalingan yang memaknai Hadits sesuai dengan nilai rahmatan lil ‘alamin. Dalam tulisan ini penulis menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analisis dan jenis penelitian library research. Hasil penelitian ini adalah nilai-nilai mubadalah yang terkandung dalam Hadits tentang paling banyak penghuni neraka adalah perempuan karena lemah akal dan agamanya. Yakni, perbuatan mengingkari nikmat dan melaknat dapat terjadi secara universal baik laki-laki maupun perempuan. Lemahnya akal dan agama pada perempuan tidak menunjukkan ketidakmampuan seluruh perempuan dalam menyaingi kualitas intelektual dan ketaatan beragama seorang laki-laki.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

al-manar

Publisher

Subject

Religion Humanities

Description

The Al-Manar: Jurnal Kajian Alquran dan Hadis aims to encourage and promote the study of the Qur’an and Hadith from a wide range of scholarly perspectives. The topic covers all related issues in the study of the Quran and Hadith, including: Linguistic, Literary, and Thematic Perspective of the ...