ABSTRAKBadan Narkotika Negara (BNN) mencatat jumlah pengguna NAPZA di Indonesia terus meningkat.Masalah gangguan penggunaan NAPZA suntik menjadi salah satu media penularan HIV di Indonesiasejak tahun 1999. Penelitian dilakukan untuk mengetahui dosis rumatan pada pasien PTRM di RSUDGunung Jati Kota Cirebon, penelitian dilakukan dengan cara desain observasional, data yang diambiladalah data rekapitulasi penggunaan dosis metadon yang diambil dari tahun 2009-2015. Hasilpenelitian di dapatkan bahwa karakteristik pasien dari jenis kelamin laki-laki 58 orang (98,3%),perempuan 1 orang (1,7%), usia 20-29 tahun 17 orang (28,8%), usia 30-39 tahun 37 orang (62,7%)dan usia 40-49 tahun 5 orang (8,5%), pendidikan SMA 41 orang (69,5%), SMP 3 orang (5,1%),perguruan tinggi 15 orang (25,4%), pekerjaan Wiraswasta 35 orang (61%), tidak bekerja 16 orang(27%), karyawan 4 orang (6,8%), PNS 2 orang (3,4%), ibu rumah tangga 1 orang (1,7%), statusmenikah 48 orang (81,4%), belum menikah 11 orang (18,6%), dan dosis terapi rumatan yangdiberikan yaitu antara 35mg-295mg metadon perhari. Dosis rumatan yang sesuai dengan dosis anjuranyaitu 60mg-120mg sebanyak 44 orang (75,6%) dan dosis yang melebihi 120mg sebanyak 15 orang(25,4%).Kata kunci: Metadon, Dosis terapi rumatan, RSUD Gunung Jati
Copyrights © 2016