Penelitian ini meliputi implementasi, implikasi, faktor pendukung, penghambat implementasi belajar Pendidikan Agama Islam di SMPN 1 Tenjolaya. Penelitian menggunakan pendekatan metode kualitatif berdasarkan penelitian lapangan, data penelitian dihimpun melalui observasi, wawancara, dokumentasi, analisis, reduksi, penyajian, dan verifikasi data. Hasil penelitian ditemukan bahwa implementasi proses belajar Pendidikan Agama Islam di SMPN 1 Tenjolaya meliputi cakupan kurikulum, proses dan evaluasi, konsep KTSP, menciptakan kultur religius sebagai implementasi dari proses belajar. Implikasi proses belajar Pendidikan Agama Islam dalam meningkatkan pemahaman keagamaan peserta didik memberikan pengaruh positif pada peningkatan pemahaman peserta didik di atas standar ketuntasan minimum proses belajar Pendidikan Agama Islam. Faktor pendukungnya yakni kemampuan guru, penyediaan alat peraga atau media pembelajaran, dukungan kepala Sekolah dan stakeholder. Faktor penghambatnya yaitu ketersediaan waktu belajar Pendidikan Agama Islam yang terbatas dan kesulitan menghadapi karakter peserta didik.
Copyrights © 2023