Persoalan ekologis mencakup dua hal. Di satu sisi ada realitas kerusakan alam yang masif oleh ulah manusia. Di sisi lain ada kenyataan minimnya kesadaran ekologis pada sebagian besar masyarakat. Berhadapan dengan kedua kenyataan ini semua komponen masyarakat bertanggung jawab untuk mengatasi persoalan ekologis, baik mengenai kerusakan alam maupun minimnya kesadaran masyarakat akan tanggung jawab ekologis. Gereja Katolik sebagai bagian dari masyarakat manusia turut berjuang membangun kesadaran ekologis dan aktif dalam berbagai upaya konkrit memulihkan lingkungan alam yang rusak. Katekese ekologis menjadi salah satu sarana Gereja Katolik dalam membangun kesadaran ekologis yang bermuara pada pertobatan ekologis. Melalui katekese Aksi Puasa Pembangunan, Gereja Katolik Indonesia ikut ambil bagian dalam upaya mewujudkan keadilan ekologis bagi seluruh ciptaan. Keuskupan Agung Kupang juga menyiapkan bahan katekese ekologis bertema “Keadilan ekologis bagi seluruh ciptaan; Semakin mengasihi, lebih peduli”. Bahan ini disosialisasikan kepada para para fasilitator yang berasal dari paroki-paroki sekota Kupang. Kegiatan pembekalan katekese ekologis ini bertujuan memberikan pemahaman kepada para fasilitator katekese agar dapat melaksanakan kegiatan katekese ekologis di masa Prapaskah 2023 dengan baik. Hasil yang diharapkan adalah adanya kesadaran umat dan perubahan perilaku ekologis terhadap alam dengan membangun keadilan ekologis bagi seluruh ciptaan, mulai dari lingkungan keluarga masing-masing..
Copyrights © 2023