Berorientasi pada profit maximizer merupakan tujuan perbankan selaku institusi. Sebagai lembaga intermediasi keuangan maka bisnisnya didasarkan atas kepercayaan dari pihak yang terkait baik pihak pendana maupun pihak yang membutuhkan pembiayaan. Oleh sebab itu, perbankan syariah harus melaksanakan sharia compliance untuk mencegah terjadinya kecurangan yang dapat menurunkan kepercayaan pihak-pihak yang terkait. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh Islamic Corporate Governance, Islamic Income Ratio, Profit Sharing Ratio, Zakat Performance Ratio terhadap Fraud pada bank umum syariah, baik secara simultan maupun parsial. Bank umum syariah yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) periode 2017-2021 adalah populasi dalam penelitian. Purposive sampling digunakan dalam menentukan sampel sebesar 11 sampel. Metode analisis data menggunakan statistik deskriptif dan juga analisis regresi logistik. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa Income Ratio dan Profit Sharing Ratio berpengaruh terhadap probabilitas suatu bank umum unutk melakukan Fraud sedangkan Islamic Corporate Gevernance dan Zakat Sharing Ratio tidak berpengaruh terhadap probabilitas suatu bank umum untuk melakukan Fraud.
Copyrights © 2023