Anjungan Tapak Tuan Tapa merupakan bangunan yang bersifat tambahan yang berdekatan dengan situs Tapak Tuan Tapa, dalam rangka pengembangan objek wisata Pemerintah Aceh Selatan memasukkan Anjungan Tapak Tuan Tapa kedalam Nominasi API (Anugerah Pesona Indonesia) Award, dengan strategi yang digunakan oleh pemerintah Anjungan Tapak Tuan Tapa berhasil memenangkan API Award. Namun tindakan pemerintah yang untuk menunjukkan dan membanggakan Anjungan Tapak Tuan Tapa, berbanding terbalik dengan keadaan yang ada di lapangan seperti tidak adanya kejelasan di dalam pengelolaan objek wisata hingga banyak fasilitas yang sudah rusak dan tidak layak untuk dipakai oleh wisatawan yang berkunjung. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan strategi Pemerintah dalam mengelola objek wisata dan kendala Pemerintah dalam mengelola objek wisata Anjungan Tapak Tuan Tapa. Pendekatan penelitian yang dilakukan menggunakan metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang dipilih oleh pemerintah dalam pengelolaan objek wisata Anjungan Tapak Tuan Tapa terbagi atas tiga jenis strategi yaitu pemberian edukasi kepada masyarakat, melakukan promosi berskala nasional dan melakukan penambahan dan pembangunan infrastruktur. Sedangkan yang menjadi hambatan di dalam pengelolaan objek wisata Anjungan Tapak Tuan Tapa secara garis besar terbagi atas dua jenis hambatan yaitu tidak adanya pengelola yang profesional dan adanya permasalahan sosial yang terjadi di dalam pengelolaan Anjungan Tapak Tuan Tapa. Strategi pengelolaan pariwisata yang dimiliki oleh pemerintah secara besar terbagi atas tiga strategi yaitu peningkatan pengetahuan masyarakat, melakukan promosi berskala nasional dan pembangunan serta penambahan infrastruktur. Hambatan di dalam pengelolaan Anjungan Tapak Tuan Tapa yaitu dari tidak adanya tenaga profesional dan permasalahan sosial yang dialami pada kawasan wisata Anjungan Tapak Tuan Tapa. Kata Kunci: Anjungan Tapak Tuan Tapa, Pariwisata.
Copyrights © 2023