Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik
Vol 8, No 2 (2023): volume 8, Nomor 2, Mei 2023

POLITIK IDENTITAS ETNIS TIONGHOA DALAM PILKADA ACEH BARAT DAYA TAHUN 2017 (STUDI KASUS DESA PASAR BLANGPIDIE)

Hendra Saputra (Unknown)



Article Info

Publish Date
19 May 2023

Abstract

Sebagai negara yang menganut paham Demokrasi, Indonesia menyelenggarakan pemilu untuk memilih para pemimpinnya, antara lain pemilihan umum kepala daerah yang dilaksanakan dalam kurun waktu lima tahun sekali, setiap warga negara yang telah memiliki Kartu Tanda Penduduk memiliki hak untuk ikut berpartisipasi dalam memberikan suara mereka dan menjadi anggota penyenggaraan pesta demokrasi, hal ini Tanpa ada pengecualian terhadap kaum minoritas seperti masyarakat Tionghoa. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab permasalan mengapa bentuk partisipasi masyarakat Tionghoa hanya dalam pemberian hak suara serta faktor pendukung dan penghambat partisipasi masyarakat Tionghoa dalam Pemilihan umum kepala daerah di Desa Pasar Blangpidie kecamatan Blangpidie Kabupaten Aceh Barat Daya tahun 2017. penelitian ini menggunakan landasan teori partisipasi politik dan politik identitas etnis dan metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif deskriptif, sedangkan teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah wawancara, Observasi lapangan dan dokumentas, teknik analisis data yang dipakai yakni teknik analisis Interaktif dimana teknik ini memiliki beberapa langkah antara lain pengumpulan data, reduksi data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian telah menunjukkan Bentuk partisipasi masyarakat etnis Tionghoa dalam Pilkada 2017 adalah pemberian hak suara. Masyarakat etnis Tionghoa belum ikut berpartisipasi dalam donatur kampanye dan tim penyelenggara Pilkada, serta sebagai calon kandidat pemilu. Adapun faktor yang mendukung masyarakat etnis Tionghoa untuk ikut memberikan suara pada Pilkada 2017 adalah tidak adanya bentuk tindak diskriminasi pada masyarakat etnis Tionghoa selama pemberian hak suara di Pilkada, kesadaran diri sebagai warga negara Indonesia untuk ikut berpartisipasi dalam politik, dan rasa ingin tahu pemilih pemula etnis Tionghoa terhadap proses Pilkada. Sedangkan faktor yang menghambat Tionghoa untuk ikut berpartisipasi pada Pilkada ialah kesibukan kegiatan pribadi, ingin lebih fokus dalam bekerja, merasa politik bukan bagian dari mereka, kurangnya pemahaman dan anggapan ketidakpastian dalam politik. Dari hasil temuan penelitian maka diperlukan masyarakat etnis Tionghoa khususnya di desa Pasarblangpidie bisa aktif dalam partisipasi politik seperti meningkatkan kepedulian dan kesadaran dalam segala kegiatan politik tentu akan membawa dampak positif bagi mereka. Kata Kunci: Pilkada, Blanpidie, masyarakat Tionghoa

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

FISIP

Publisher

Subject

Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences

Description

JIMFISIP menerbitkan artikel ilmiah mahasiswa dari delapan Program Studi, yaitu Prodi Sosiologi, Prodi Ilmu Komunikasi, Prodi Ilmu Politik dan Prodi Ilmu Pemerintahan. JIMFP terbit satu volume dan empat nomor dalam setahun, yaitu bulan Februari, Mei, Agustus dan ...