Penelitian ini ditujukan untuk lebih memberikan penguatan terhadap temuan yang telah ada khsususnya pengaruh likuiditas, ukuran perusahaan, dan reputasi audit terhadap penerimaan opini audit going concern. Populasi pada penelitian ini adalah perusahaan-perusahaan manufaktur yang listing di bursa Efek Indonesia (BEI) yang termuat di Indonesia Capital Market Directori (ICMD) pada tahun 2021-2022. Mode penelitian ini dilakukan dengan menggunakan purposive sampling method, yaitu metode pengambilan sampel berdasarkan kriteria-kriteria tertentu. Kirteria yang digunakan dalam pemilihan sampel adalah entitas listed di Bursa Efek Indonesia dan mempublikasikan laporan keuangan auditan secara berurutan dalam jangka waktu 2020-2022. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan regresi logistic karena variabel terkaitnya yaitui opini audit going concern merupakan data kualitatif yang menggunakan variabel dummy dan variabel bebasnya merupakan kombinasi antara variabel metric dan non-metrik. Penelitian ini menujukkan hasil bahwa likuiditas tidak berpengaruh signifikan terhadap penerimaan opini auditor going concern; ukuran perusahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap penerimaan opini auditor going concern; reputasi auditor tidak berpengaruh signifikan terhadap penerimaan opini auditor going concern; dan likuiditas, ukuran perusahaan, dan reputasi auditor secara simultan berpengaruh terhadap opini auditor going concern Kata Kunci: likuiditas; ukuran perusahaan; reputasi auditor; going concern
Copyrights © 2023