Katarak masih menjadi penyebab tingginya angka kebutaan di Indonesia. Angka kebutaan karena katarak dapat diturunkan dengan meingkatkan cataract surgical coverage (CSC). Mutu layanan kesehatan dapat membentuk kepuasan pasien pasca operasi katarak sehingga meningkatkan CSC. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan dimensi mutu (reliability, responsiveness, tangibility, assurance, dan empathy) terhadap kepuasan pasien pada layanan katarak dan bedah refraktif di RS Mata X. Penelitian observasional kuantitatif dengan jumlah 88 pasien pasca operasi katarak RS Mata X yang memenuhi kriteria. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang berisi daftar pertanyaan tentang dimensi mutu (reliability, responsiveness, tangibility, assurance, dan empathy) dan kepuasan pasien. Dilakukan analisis data univariat, bivariat menggunakan program SPSS. Dari hasil uji F didapatkan reliability, responsiveness, tangibility, assurance, dan empathy secara bersama-sama (simultan) berpengaruh terhadap kepuasan pasien (p<0,001). Uji t menunjukan hubungan bermakna secara parsial antara variabel Empathy terhadap Kepuasan Pasien (p=0,09). Unsur reliability, responsiveness, tangibility, assurance, dan empathy mempengaruhi kepuasan pasien pasca operasi katarak RS Mata X. Unsur emphaty merupakan unsur yang sangat penting dalam layanan kesehatan mata khususnya untuk meningkatkan kepuasan pasien.
Copyrights © 2023