Pilih-pilih makanan merupakan salah satu perilaku anak yang cenderung menolak makanan. Gangguan tumbuh kembang dan kurangnya gizi merupakan salah satu manifestasi dari perilaku pilih-pilih makanan pada anak. Faktor yang memengaruhi perilaku makan anak, yaitu: dari perilaku makan orang tua. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi hubungan perilaku makan orang tua dan karakteristik orang tua dengan perilaku pilih-pilih makanan pada balita di Kelurahan Padasuka, Kota Cimahi, Jawa Barat. Penelitian ini merupakan deskriptif kuantitatif cross sectional dan menggunakan 2 kuesioner, yaitu: Kuesioner Model Perilaku Makan Orang Tua dengan hasil uji validitas 0.45 dan reliabilitas 0.78 – 0.88 serta Kuesioner Perilaku Makan Anak dengan hasil uji validitas 0.371 - 0.727 dan reliabilitas 0.74 – 0.91. Penelitian ini menggunakan teknik Purposive Sampling. Penelitian dilaksanakan pada Januari 2022 dengan 110 responden pada posyandu Melati 15 dan Melati 7A. Analisis data yang digunakan menggunakan uji korelasi Mann Whitney, Kruskal wallis, dan juga Spearman rank. Hasil penelitian menunjukkan 50% anak dari responden mengalami perilaku pilih-pilih makanan. Tidak terdapat hubungan bermakna antara perilaku makan orang tua dengan perilaku pilih-pilih makanan balita (p=0,565). Analisis data dengan uji korelasi menunjukan adanya perbedaan perilaku pilih-pilih makanan balita dengan pekerjaan dan penghasilan orang tua (p=0,018; p=0,013).
Copyrights © 2023