Bantalan merupakan salah satu komponen yang mempunyai peranan yang sangat penting dalamsuatu mesin rotasi.Ini berarti bahwa bantalan adalah komponen yang kritis agar suatu mesin dapatberoperasi.Namun demikian, ada kalanya bantalan rusak sebelum mencapai umur rancangannya. Kerusakanini dapat disebabkan oleh suaian yang kurang baik, pelumasan yang jelek, beban yang berlebih, ataupunkondisi operasi lain yang tidak ideal terhadap bantalan.Pada penelitian ini dilakukan analisa karakteristik bantalan gelinding baru dan cacat yang bekerjapada beban dan kecepatan putar mesin yang sama. Tujuannya adalah untuk mengetahui karakteristik nilaigetaran dan shock pulse bantalan gelinding pada kondisi bantalan gelinding baru dan cacat.Berdasarkan hasil pengujian pada kedua bantalan uji, diperoleh bahwa nilai shock pulse memilikiketerulangan dan histerisis yang lebih baik dibandingkan nilai getaran.Nilai shock pulse dan temperaturmeningkat seiring dengan kenaikan kecepatan putar ataupun beban.Seiring dengan peningkatan kerusakanyang terjadi, nilai dBm, LR, dan HR cenderung meningkat.Nilai dBc bantalan rusak lebih rendah daribantalan aus pada kecepatan di bawah 1000 RPM, sedangkan pada kecepatan putar di atas 1000 RPM, nilaidBc bantalan rusak lebih tinggi dari bantalan aus.Selain itu, nilai dBm-dBc dan LR-HR untuk bantalan barudan bantalan aus tidak memiliki perbedaan yang signifikan, tetapi pada bantalan rusak, nilai dBm-dBc danLR-HR memiliki peningkatan yang cukup signifikan.Nilai getaran tidak menunjukkan kecenderungan yangkonsisten seiring dengan peningkatan kerusakan.Spektrum shock pulse bantalan aus menunjukkankarakteristik kelonggaran mekanik, sedangkan spektrum shock pulse bantalan rusak menunjukkankarakteristik kerusakan lintasan luar bantalan.Spektrum getaran pada bantalan aus dan rusak menunjukkanmenunjukkan karakteristik kerusakan lintasan luar bantalan.
Copyrights © 2023