Tuberkulosis (TB) merupakan salah satu penyebab utama kematian di seluruh dunia, menurut WHO sekitar 10 juta orang mengalami TB tahun 2018. Berdasarkan data WHO tahun 2019, Indonesia menduduki urutan ketiga dengan kasus tuberkulosis tertinggi di dunia dengan insiden tuberkulosis di Indonesia sekitar 845.000 orang. Lingkungan rumah yang bisa mempengaruhi kejadian tuberkulosis paru diantaranya yaitu ventilasi, pencahayaan yang buruk di dalam ruangan, kepadatan hunian dalam rumah dan bahan bangunan didalam rumah. Tujuan literatur review ini untuk mengetahui hubungan faktor lingkungan fisik rumah seperti luas ventilasi, pencahayaan kamar, jenis lantai, kelembaban kamar, dan kepadatan hunian dengan kejadian TB paru. Jenis penelitian ini merupakan literatur review dengan analisis sistematis kemudian dinilai dengan kesesuaian tema dan kriteria yang diinginkan. Hasil studi literatur dari 12 jurnal ilmiah tentang faktor lingkungan dengan kejadian TB paru menunjukkan bahwa lingkungan fisik seperti kepadatan hunian, luas ventilasi, kelembaban, suhu, pencahayaan, kondisi dinding, dan kondisi lantai rumah terbukti ada hubungan dengan TB paru.
Copyrights © 2023