Tujuan penelitian ini dilakukan untuk menganalisis tingkat kemandirian belajar siswa dalam belajar matematika pasca pembelajaran daring yang dialami siswa selama kurang lebih dua tahun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif dengan mengambil sampel 33 siswa kelas VIII L SMP Negeri 1 Karawang Barat. Instrumen yang digunakan adalah non-test beruba angket yang memuat 20 butir pernyataan dan memiliki 5 indikator dengan 7 butir pernyataan mengenai pembelajaran daring dan 13 pernyataan mengenai pembelajaran pasca daring (luring). Data yang telah dikumpulkan kemudian dihitung dengan rumus kategori tingkatan dan persentase jawaban kemudian dideskripsikan pada setiap indikatornya. Pada indikator pertama diperoleh persentase sebesar 81%, indikator kedua sebesar 66%, indikator ketiga sebesar 67%, indikator keempat sebesar 70%, dan indikator kelima sebesar 62%. Dari hasil tersebut diperoleh rata-rata indikator sebesar 70% dimana sebagian besar siswa memiliki kemandirian belajar yang cukup baik dalam belajar matematika pasca pembelajaran daring dan persentase sebesar 71% untuk pembelajaran daring yang mana kemandirian belajar siswa mengalami penurunan sebesar 1%. Oleh karena itu sebaiknya sebagai seorang siswa untuk meningkatkan kembali kemandirian dalam belajar matematika untuk mencapai hasil pembelajaran yang lebih baik lagi.
Copyrights © 2023