DKI Jakarta menjadi salah satu kota yang banyak memberikan angka kesakitan TB di Indonesia. Pemberian pendidikan kesehatan merupakan salah satu kegiatan yang dapat dilakukan untuk mengedukasi individu dan masyarakat dengan tujuan perubahan perilaku baik terkait pencegahan dan pengobatan TB Paru. Dengan semakin banyak masyarakat yang teredukasi maka akan meningkatan perilaku kesehatan yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas dari metode pendidikan individu terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap terhadap penyakit TB Paru para pedagang di sekitar Kampus A Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Eksperimental Without Control dengan rancangan one grup pre test-post test. Intervensi yang diberikan berupa pemberian edukasi individu menggunakan komunikasi interpersonal terkait pencegahan dan pengobatan TB Paru pada bulan Juli Tahun 2019. Teknik sampling yang digunakan adalah menggunakan sampling accidental dengan kriteria inklusi-ekslusi sebanyak 30 orang pedagang kaki lima di sekitaran kampus A UHAMKA, Kebayoran Baru, DKI Jakarta. Analisis data yang digunakan adalah uji wilcoxon. Hasil penelitian menunjukan ada peningkatan yang signifikan pada pengetahuan responden (p value=0,004) dan sikap (p value=0,001). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa metode pendidikan individu dengan pendekatan komunikasi interpersonal menunjukkan effektifitas terhadap peningkatan pegetahuan dan sikap terkait TB Paru. Sehinga metode ini dapat disarankan untuk digunakan dalam upaya peningkatan pengetahuan dan sikap terhadap pencegahan dan pengobatan TB pada masyarakata
Copyrights © 2023