Jurnal Pembangunan dan Alam Lestari
Vol 6, No 2 (2015)

Analisis Kualitas Air Dan Strategi Pengendalian Pencemaran Air Sungai Metro di Kota Kepanjen Kabupaten Malang

Mahyudin Mahyudin (Program Magister Pengelolaan Sumber Daya Lingkungan, Universitas Brawijaya)
Soemarno Soemarno (Jurusan Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya)
Tri Budi Prayogo (Jurusan Teknik Pengairan, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya)



Article Info

Publish Date
09 Sep 2015

Abstract

Sungai Metro Kota Kepanjen diindikasikan telah mengalami pencemaran yang diakibatkan oleh aktivitas pembuangan limbah cair domestik,industri dan pertanian. Penelitian ini bertujuan menganalisis kualitas air sungai berdasarkan Kriteria Mutu Air menurut Perda Provinsi Jawa Timur Nomor 2 Tahun 2008, dan merumuskan strategi pengendalian pencemaran air sungai Metro yang perlu dilaksanakan. Parameter yang dianalisis adalah  fisika, kimia organik dan mikrobiolgi. Panjang sungai pada lokasi penelitian 15,49 Km. Kualitas air sungai yang dianalisis di tiga titik pengambilan sampel. Analisis Status mutu air sungai mengunakan metode indek pencemaran.  Hasil yang diperoleh adalah (1) Kualitas air sungai Metro untuk parameter BOD dari hulu ke hilir pada titik pantau 1, 2, 3 dan parameter TSS di hilir pada titik pantau 3 telah melebihi Kriteria mutu air kelas II menurut Perda Provinsi Jatim Nomor 2 Tahun 2008. (2) Nilai Indek Pencemaran (PI) air sungai Metro mengalami peningkatan dari hulu ke hilir berkisar antara 0,82 sampai 1,71 yang menandakan terjadi penurunan kualitas air sungai pada titik pantau 2 dan 3 dengan status mutu air cemar ringan. (3) Upaya agar kualitas air sungai Metro sesuai dengan kriteria mutu air dan peruntukannya diperlukan strategi pengendalian pencemaran air sungai yang direkomendasikan yaitu (a) menjaga zona perlindungan sempadan sungai yang melibatkan kader lingkungan dan komunitas hijau dalam pemantauan, pengawasan dan pengendalian pencemaran air di sepanjang aliran sungai Metro. (b) meningkatkan pemantauan kualitas air sungai dan pengawasan terhadap pembuangan air limbah ke sungai. (c) pemberian izin pembuangan air limbah (IPLC) ke sungai harus memperhatikan kondisi daya tampung beban pencemaran sungai Metro, dan (d) melakukan penegakan hukum lingkungan terhadap pelaku usaha yang melanggar baku mutu lingkungan yang telah ditetapkan. Kata kunci: Kualitas air, status mutu air, pengendalian pencemaran air

Copyrights © 2015






Journal Info

Abbrev

jpal

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Chemical Engineering, Chemistry & Bioengineering Civil Engineering, Building, Construction & Architecture Control & Systems Engineering Decision Sciences, Operations Research & Management

Description

Indonesian Journal of Environment and Sustainable Development is an interdisciplinary journal with scope aspects of environmental impacts (biophysical and socio-economic) a result of development. The journal also examines the phenomenon of a complex interaction between development and the ...