Jurnal Sosiologi
Vol. 6 No. 1 (2023): REALITAS MASYARAKAT DALAM PERUBAHAN

KONSTRUKSI SOSIAL MASYARAKAT DAN MAHASISWA TENTANG MARAKNYA KRIMINALITAS BEGAL PAYUDARA KETINTANG SURABAYA

Yunita Pratiwi (Prodi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Universitas Negeri Surabaya)
Martinus Legowo (Prodi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Universitas Negeri Surabaya)



Article Info

Publish Date
08 May 2023

Abstract

Jumlah kasus pelecehan seksual mengalami peningkatan dari waktu ke waktu baik dari ranah lokal dan ranah private. Salah satu kasus pelecehan seksual yang marak terjadi akhir-akhir ini adalah kasus begal payudara yang banyak terjadi di perkotaan. Salah satu faktor yang menyebabkan hal tersebut marak terjadi adalah pengaruh dari gender. Gender sendiri terbentuk dari budaya yang berkembang di masyarakat, yang didalamnya terdapat feminisme dan maskulinitas. Dalam gender sendiri terdapat ketimpangan gender dalam budaya patriarki yang diyakini oleh sebagain besar masyarakat kita, budaya patriarki sendiri diartikan sebagai sebuah budaya yang menganggap bahwa kekuasaan utama dipegang oleh laki-laki karena wanita dianggap lebih lemah daripada laki-laki. Hal demikian yang membuat banyak laki-laki bersikap otoriter atau semena-mena terhadap perempuan. Untuk itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konstruksi masyarakat dan mahasiswa tentang maraknya kriminalitas begal payudara yang meresahkan dan membuat kerugian jangka pendek maupun jangka panjang bagi korban. Sehingga perlu ditingkatkannya kewaspadaan dimanapun, kapanpun dan dengan siapapun.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

JSOS

Publisher

Subject

Religion Humanities Economics, Econometrics & Finance Environmental Science Public Health Social Sciences

Description

Jurnal SOSIOLOGI: dikelola oleh Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Palangka Raya. Jurnal SOSIOLOGI merupakan media bagi publikasi tulisan-tulisan ilmiah dengan fokus dan lingkup antara lain isu-isu aktual yang relevan dalam bidang Sosiologi, Politik dan Ilmu Budaya seperti Kritik ...