TAJDID: Jurnal Ilmu Ushuluddin
Vol. 21 No. 2 (2022): Kajian Ilmu Ushuluddin dan Studi Agama

AUTHENTICITY OF SANAD HADITH ABOUT TAKBIR 'ĪDAIN IN MUHAMMADIYAH PERSPECTIVE

Rohmansyah, Rohmansyah (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Dec 2022

Abstract

Hadith is a reference that Muslims use as an explanation and reinforcement of the Qur'an. Judging from the quality and quantity of transmission, hadith must come from the Prophet. The scholars discussed the authenticity and validity of traditions not sourced from the Prophet SAW, such as the hadith about the Takbir of Eid al-Fitr and Eid al-Adha prayers. This paper aimed to explain the quality status and reasons for accepting hadith, according to Muhammadiyah. This study used a library research method with a descriptive-analytical approach. The research results are as follows; First, the hadiths about the Eid prayer Takbir and Eid al-Adha by Amr supported by Ansari, al-Muzanni, isyah, Abu Hurairah, and Amar are included in the hasan lighairihi hadith because many narrators have narrated the hadith. Second, Muhammadiyah believes that the hasan lighairihi hadith can be accepted and used as a reference in the implementation of Eid al-Fitr and Eid al-Adha takbir as long as the narrators mutually strengthen. This is based on the standardization of the validity of the hadith that meets the criteria of As-Sunnah al-Maqbullah. Hadis merupakan sumber rujukan bagi umat Islam dari masa lalu sampai masa kini. Hadis diposisikan sebagai sumber kedua setelah Alquran yang menjadi penjelas dan menjadi penguat. Sumber hadis harus benar-benar bersumber dari Nabi dilihat dari aspek kualitas dan kuantitas periwayatan hadis. Namun tidak semua hadis benar bersumber Nabi SAW karena diperbincangkan oleh para ulama dari orisinilitas dan kesahihahannya, seperti hadis tentang takbir salat idul fitri dan idul adha. Tulisan ini bertujuan untuk menjelaskan tentang status kualitas hadis dan alasannya dalam penerimaan menurut Muhammadiyah. Penelitian ini menggunakan satu metode kepustakaan atau library research dengan menggunakan pendekatan deskriptif-analisis. Hasil temuan dari penelitian ini adalah; Pertama, hadis-hadis tentang takbir dalam salat idul fitri dan idul adha disampaikan Amr bin Āṣ yang didukung oleh sahabat yang lain sebagai syāhid atau pendukung yakni Anṣāri, al-Muzanni, Āisyah, Abu Hurairah dan Amār sehingga termasuk kategori hadis ḥasan lighairihi karena banyak perawi yang meriwayatkan hadis. Kedua, menurut Muhammadiyah bahwa hadis ḥasan lighirihi dapat diterima dan dijadikan hujjah dalam pelaksanaan takbir idul fitri dan idul adha selama banyak jalurnya satu dengan lainnya saling menguatkan. Hal ini didasarkan kepada standarisasi kesahihan hadis yang memenuhi kriteria As-Sunnah al-Maqbūllah.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

tajdid

Publisher

Subject

Religion Humanities Social Sciences

Description

TAJDID: Jurnal Ilmu Ushuluddin is an academic journal focusing on the sciences of the ushuluddin (principles of religion), published twice a year (June and December) by the Faculty of Ushuluddin and religious studies, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. It is a shared space to disseminate and publish ...