Terdapat beberapa air minum di depot air minum isi ulang yang tidak memenuhi persyaratan higiene sanitasi air minum maka akan menimbulkan berbagai penyakit bagi masyarakat yang mengonsumsi air minum isi ulang seperti diare. Hal ini terjadi disebabkan aspek eksternal yang terdiri dari pengawasan pemerintah, sanksi, dan kerjasama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi kebijakan terkait pengawasan eksternal depot air minum isi ulang. Penelitian ini merupakan literature review dengan menggunakan berbagai sumber referensi yang didapatkan dari 2 database yaitu Google Scholar dan Pubmed. Artikel yang diperoleh sejumlah 10 artikel penelitian. Pengawasan dari Dinas Kesehatan/Kota pengelola sudah dilakukan tetapi ada hambatan kurang efektifnya pelaksanaan, dan kurang sesuai aturan yang berlaku. Selain dari Dinas Kesehatan, pengelola belum melaksanakan pengawasan karena kurang memahami kebijakan yang berlaku. Hal ini menunjukkan lemahnya pengawasan pada depot air minum sehingga dibutuhkan bagian-bagian yang kurang dari proses pelaksanaan pengawasan tersebut. Pengawasan pada depot air minum isi ulang yang maksimal menjadi faktor terpenting dalam keberhasilan pelaksanaan kebijakan terkait pengawasan kualitas air minum isi ulang.
Copyrights © 2023