HIKMATUNA: Journal for Integrative Islamic Studies
Vol 1 No 2 (2015): HIKMATUNA: Journal for Integrative Islamic Studies, December 2015

Pemikiran Kalam Syekh Sulaiman Bin 'Abd Al-Wahhab: Sebuah Kritik terhadap Aliran Wahhabi

Ibnu Farhan (IAI Bunga Bangsa Cirebon)



Article Info

Publish Date
09 Dec 2015

Abstract

Abad ke-18 M memiliki arti penting dalam sejarah perkembangan Ilmu Kalam, dengan munculnya aliran wahhabi sebagai salah satu gerakan pembaharuan dan pemurnian Islam. Asumsi dasar dari gerakan ini adalah bahwa umat Islam pada waktu itu telah melakukan perbuatan-perbuatan yang dianggap tidak sesuai dengan ajaran Al-Qur'an dan Sunnah, seperti meminta tolong kepada para nabi dan wali setelah meninggal, bernazar, bersumpah, dan berdoa kepada selain Allah SWT, serta mengambil barokah dari kuburan para nabi dan wali dengan cara menyentuh atau mengusapnya. Perbuatan-perbuatan tersebut dianggap sebagai bentuk kemusyrikan oleh aliran wahhabi, yang menyebabkan pelakunya dianggap keluar dari Islam. Aliran wahhabi menyatakan kafir terhadap orang-orang yang melakukan perbuatan tersebut dan mengobarkan semangat jihad agar umat Islam kembali kepada Tauhid yang benar. Namun, paham takfiri dan jihad yang dianut oleh aliran wahhabi ini mendapatkan kritik yang keras dari Syekh Sulaiman bin 'Abd al-Wahhab, salah satu pendiri aliran wahhabi. Tulisan ini akan membahas pemikiran kalam Syekh Sulaiman bin 'Abd al-Wahhab sebagai kritik terhadap aliran wahhabi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Syekh Sulaiman bin 'Abd al-Wahhab merupakan orang pertama yang secara tertulis dan sistematis melakukan kritik terhadap pemikiran kalam aliran wahhabi. Selain itu, penelitian ini juga mengungkapkan bahwa menurut Syekh Sulaiman bin 'Abd al-Wahhab, paham takfiri yang dianut oleh aliran wahhabi merupakan paham baru (bid'ah) dalam tradisi mazhab Hambali pada masa itu. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa Syekh Sulaiman bin 'Abd al-Wahhab berperan sebagai tokoh yang pertama kali mengkritik pemikiran kalam aliran wahhabi secara tertulis dan sistematis. Selain itu, ia juga menegaskan bahwa paham takfiri yang diadopsi oleh aliran wahhabi adalah paham baru dalam konteks umat Islam pada masa itu, terutama dalam tradisi mazhab Hambali. Kata Kunci: Pemikiran Kalam, Syekh Sulaiman bin 'Abd al-Wahhab, Aliran Wahhabi, Kritik.

Copyrights © 2015






Journal Info

Abbrev

hikmatuna

Publisher

Subject

Religion Humanities Economics, Econometrics & Finance Law, Crime, Criminology & Criminal Justice

Description

This Journal focuses on Islamic Studies with an integrative approach through social sciences and humanities. The social sciences field covers the studies of Psychology, Economics, Politics, Education, Law, and History. Meanwhile, the humanities field covers the studies of Quran, Hadith, Islamic ...