Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana konsep fitrah yang kemudian dikaitkan dengan persoalan kemanusiaan diantaranya spiritualitas, epistemologi, kesatuan manusia dan struktur masyarakat. Jenis penelitian ini adalah penelitian pustaka. Metode yang peneliti gunakan adalah pengumpulan data dan pengolahan data. Dengan metode pengumpulan data, peneliti mengumpulkan data-data primeryang terkait dengan penelitian ini, baik yang terkait dengan tasawuf, epistemologi, politik, maupun filsafat. Dengan metode pengolahan data, peneliti melakukan penyaringan dan memilah data untuk disesuaikan dengan kebutuhan dalam penelitian ini. Untuk itu, peneliti menggunakan metode deskriptif, analisis data, dan interpretatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsepsi fitrah memiliki kemungkinan untuk dilihat dari berbagai sudut pandang. Teori fitrah sebenarnya dapat dicari relevansinya ke berbagai konteks, misalnya pendidikan, kebudayaan, ekonomi, filsafat dan lain-lain. Dari berbagai bidang tersebut, sebenarnya dapat dicakup dengan satu kata, yaitu kemanusiaan. Konsepsi fitrah berangkat dari asumsi bahwa pada dasarnya manusia memiliki kesamaanyang mendasar. Asumsi ini secara otomatis menolak setiap perlakuan tidak adil yang didasarkan pada perbedaan suku, agama, ras dan anatomi atau SARA.
Copyrights © 2016