Aktivitas pada instansi pemerintahan operasional dengan penggunaan aset tetap baik untuk kegiatan maupun pelayanan kepada masyarakat. Tanggung jawab untuk menjaga keamanannya harus dilaksanakan dengan baik. Masalah yang sering terjadi pada aset tetap daerah yaitu belum tertibnya penatausahaan dokumen kepemilikan aset, pemeliharaan aset yang kurang efisien, dan adanya aset yang belum tersertifikasi. Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kompetensi sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi informasi, dan sistem pengendalian internal terhadap pengamanan aset tetap daerah. Dalam penelitian kuantitatif ini, sampel yang digunakan terdiri atas 53 pegawai yang bekerja di Dinas Pengelolaan Bangunan dan Tanah, dan Bagian Layanan Pengadaan dan Pengelolaan Aset Kota Surabaya. Peneliti melakukan analisis data melalui metodePartial Least Square (PLS) dan pengujian hipotesis dapat dikatakan bahwa sistem pengendalian intern yang diterapkan oleh pemerintah memiliki pengaruh signifikan terhadap pengendalian aset tetap daerah, kemudian dalam hal pemanfaatan teknologi informasi serta besar kecilnya kompetensi manusia menunjukkan tidak adanya pengaruh signifikan terhadap aset tetap daerah .
Copyrights © 2021