Dengan perspektif sosio-historis, penelitian ini merupakan bagian dari penelitian kepustakaan. Penelitian kualitatif merupakan bagian dari penelitian ini. Dengan menelaah dokumen atau teks, penelitian ini termasuk dalam kategori kajian sejarah. Kajian ini mengkaji gagasan Mohammad Natsir tentang dakwah politik serta teknik dan pendekatannya dalam memperkenalkan dan membumikannya. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa Mohammad Natsir memiliki gagasan memodernisasi politik Islam dalam aktivitas dakwah politiknya. Inti gagasan Natsir tentang modernisme politik adalah menerapkan ajaran politik, sosial, dan spiritual Islam yang terdapat dalam Al-Qur'an dan Hadits dengan tetap fleksibel dan up to date dengan perkembangan zaman. Natsir memanfaatkan sektor pemerintahan dan sektor pembangunan masyarakat untuk menyebarkan dakwah politik. Dengan metodologi dakwah politik yang Natsir dipraktikkan yaitu menggunakan strategi dakwah berbasis tulisan, lisan, dan aksi. Perkembangan teori dakwah yang lebih umum, khususnya yang berkaitan dengan dakwah politik di Indonesia, diantisipasi menjadi salah satu implikasi dari penelitian ini.
Copyrights © 2023