Mengantisipasi kemungkinan putus pakai alat/cara kontrasepsi dan mengendalikan pertumbuhan penduduk, program KB Nasional di Indonesia telah diarahkan ke pemakaian MKJP. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui disparitas pemilihan kontrasepsi jangka panjang. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan rancangan studi potong lintang dengan jumlah sampel 243. Sampel dipilih dengan teknik Proportionate Stratified Random Sampling, kemudian sampel dari setiap srtata dipilih secara acak sederhana sampai memenuhi jumlah sampel yang dibutuhkan. Pengumpulan data dilakukan dengan studi dokumentasi pada kohort KB yang memuat data demografi responden. Data dianalisa dengan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan berhubungan signifikan dengan pemilihan metode kontrasepsi dengan nilai p 0,000, umur berhubungan signifikan dengan pemilihan metode kontrasepsi dengan nilai p=0,001, pekerjaan berhubungan signifikan dengan pemilihan metode kontrasepsi dengan nilai p= 0,002 dan jumlah anak berhubungan signifikan dengan pemilihan metode kontrasepsi dengan nilai p=0,005. Disimpulkan bahwa umur, pengetahuan, pekerjaan dan jumlah anak berhubungan dengan pemilihan metode kontasepsi jangka panjang di Kecamatan Jonggat.
Copyrights © 2020