Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Bhayangkara Mataram dengan obyek penelitian formulir informed consent sebanyak 71 lembar untuk diteliti kelengkapan nama dan tandatangan dari dokter dan pasien/wali. Sampling yang digunakan pada penelitian ini adalah probability sampling dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik undian. Pengumpulan data sekunder diambil dari lembaran informed consent sedangkan data primer diperoleh dengan cara wawancara langsung dengan kepala kamar operasi dibantu dengan kuesioner selama 2 hari. Analisis data menggunakan analisis deskriptif menggunakan tabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelengkapan autentifikasi formulir informed consent secara umum sudah lengkap. Hal ini sebagai perwujudan bahwa Rumah Sakit Bhayangkara telah menjalankan tugas dan fungsinya sesuai dengan aturan yang berlaku. Untuk lebih meningkatkan pemahaman tentang pentingnya kelengkapan pengisian formulir informed consent dapat dilakukan dengan memberikan sosialisasi baik bagi dokter maupun pasien.
Copyrights © 2015