ABSTRAK Infeksi Saluran Pernafasan Akut merupakan penyakit saluran pernapasan atas atau bawah, biasanya menular, yang dapat menimbulkan berbagai spektrum penyakit yang berkisar dari penyakit tanpa gejala atau infeksi ringan sampai penyakit yang parah dan mematikan, tergantung pada patogen penyebabnya, faktor lingkungan, dan faktor pejamu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuai hubungan pengetahuan dengan sikap keluarga pengrajin gerabah dalam pencegahan penyakit ISPA di wilayah kerja Puskesmas Banyumulek. Desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sedangkan sampel diambil dengan menggunakan simple random sampling. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 154 Kepala keluarga. Sedangkan sampel sebanyak 59 kepala keluarga yang terdiri dari 112 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner pengetahuan dan kuesioner sikapmenggunakan uji Spearman Rank dengan taraf kesalahan 5%. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan hasil distribusi umur berada di dewasa akhir sebanyak 36 responden (32,1%), jenis kelamin perempuan sebanyak 63 responden (56,2%), pekerjaan sebanyak sebagai pelajar sebanyak 30 responden (26,8%), pendidikan terakhir SMA sebanyak 35 responden (31,3%). Sedangkan distribusi yang memiliki pengetahuan baik 45 responden (40,2%), distribusi sikap positif sebanyak 101 responden (90,2%). Berdasarkan hasil uji statistik spearman Rank didapatkan nilai p=0,000. Ditetapkan apabila nilai p yang didapat <0,05, maka dinyatakan Ho ditolak dan Ha diterima. Terdapat hubungan pengetahuan dengan sikap keluarga pengrajin gerabah dalam pencegahan penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) di Wilayah kerja Puskesmas Banyumulek. Diharapkan dari pelayanan Kesehatan memberikan pendidikan menyeluruh ke keluarga tentang pencegahan penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA).
Copyrights © 2022