Lembaga pemasyarakatan merupakan tempat para kaum pria dan wanita terpisah. kehidupan di lembaga pemasyarakatan dengan kebebasan yang serba terbatas, terutama dalam hal penyaluran kebutuhan seksual. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi warga binaan tentang kebutuhan seksual dan coping di Lapas Kerobokan Denpasar. Penelitian ini merupakan kualitatif deskriptif, data yang diperoleh melalui wawancara dengan empat (4) informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden selama berada di lapas Kerobokan Denpasar menerima keadaan, berlapang dada, berkomunikasi. Untuk mengalihkan kebutuhan seksual saat di lapas, responden melakukan metode problem focused coping dan problem focused coping emotion, dan tidak ada yang menerapkan maladaptive coping
Copyrights © 2022