Jurnal Teknik ITS
Vol 12, No 1 (2023)

Produksi Tepung Rendah Kalsium Oksalat dari Umbi Porang (Amorphophallus muelleri Blume) dengan Kombinasi Proses Fisik dan Kimia

Fikaputri Rohmatul Maula (Departemen Teknik Kimia Industri Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya)
Fahmi Muhammad Izzuddin (Departemen Teknik Kimia Industri Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya)
Niniek Fajar Puspita (Departemen Teknik Kimia Industri Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya)
Lailatul Qadariyah (Departemen Teknik Kimia Industri Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya)



Article Info

Publish Date
31 May 2023

Abstract

Saat ini tepung porang (Amorphophallus muelleri Blume) telah menjadi primadona pasar global, karena sumber potensial glukomanan yang diaplikasikan di industri pangan, farmasi dan Kesehatan. Namun kualitas tepung sangat dipengaruhi oleh beragam umbi, penanganan pasca panen dan cara memproses. Disamping itu, umbi porang tidak dapat dikonsumsi secara langsung karena kandungan oksalat. Sehingga untuk mencapai standar kualitasnya, produk tepung lokal tersebut harus diturunkan kadar kalsium oksalat dan ditingkatkan kadar glukomanan. Maka tujuan penelitian ini yaitu memproduksi tepung porang rendah kalsium oksalat dari umbi yang tidak segar, dengan menggunakan kombinasi proses fisik dan kimia. Untuk mendapatkan kualitas tersebut, dilakukan variasi ketebalan irisan, yaitu 2, 4, 6, dan 8 mm, metode perendaman, yaitu Without Soaking (WS) dengan tanpa perendaman, Chemical Soaking (CS) dengan larutan natrium bisulfit 1500 ppm dan Physical Soaking (PS) dengan air, serta metode pengeringan, yaitu Oven Drying (OD) dan Sun Drying (SD). Produk tepung porang terbaik yang dihasilkan yaitu pada ketebalan irisan 2 mm, kombinasi perendaman dan pengeringan dengan larutan natrium bisulfit dan oven atau disebut Chemical Soaking - Oven Drying (CSOD). Pada kombinasi tersebut, peningkatan kadar glukomanan yaitu dari 31,78% menjadi 60%, dan kadar kalsium oksalat dapat diturunkan sebesar 43,38%, dari 155,3 mg/100g menjadi 68,6 mg/100g. Kadar tersebut diuji dengan SNI 7939:2020. Sedangkan kadar air dan kadar abu pada produk tersebut yaitu masing-masing sebesar 6,95% dan 9,4%, yang diuji dengan SNI 01-2891-1992.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

teknik

Publisher

Subject

Engineering

Description

Jurnal Teknik ITS merupakan publikasi ilmiah berkala yang diperuntukkan bagi mahasiswa ITS yang hendak mempublikasikan hasil Tugas Akhir-nya dalam bentuk studi literatur, penelitian, dan pengembangan teknologi. Jurnal ini pertama kali terbit pada September 2012, dimana setiap tahunnya diterbitkan 1 ...