Di lingkungan masyarakat umum, masih terdapat stigma negatif terhadap mantan warga binaan. Adanya stigma negatif tersebut, membuat warga binaan memiliki kecemasan tersendiri menjelang bebas dalam menghadapi dunia luar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara adversity intelligence dengan kecemasan pada warga binaan lembaga pemasyarakatan menjelang bebas. Populasi penelitian adalah Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Semarang menjelang bebas sebanyak 207 orang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 120 orang yang diperoleh dengan menggunakan teknik convenience sampling. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan dua skala psikologi yaitu, Skala Adversity Intelligence (37 aitem, α= 0,914) dan Skala Kecemasan Menjelang Bebas (23 aitem, α= 0,869). Analisis data menggunakan Spearman Rank-Order Correlation menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara adversity intelligence dengan kecemasan menjelang bebas pada Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Semarang (rxy = -0,547, p =0,000). Hal tersebut menjelaskan bahwa, semakin tinggi tingkat adversity intelligence maka tingkat kecemasan menjelang bebas pada Warga Binaan Lembaga Pemasayrakatan Kelas I Semarang akan semakin rendah dan begitu pula sebaliknya.
Copyrights © 2022