Jurnal Teknologi
Vol. 9 No. 1 (2019): Jurnal Teknologi

Analisis Penjadwalan pada Aktivitas Distribusi Teh Hitam untuk Meminimalkan Biaya Produksi dengan Metode Distribution Requirement Planning (DRP)

Irsan (Universitas Putra Indonesia YPTK Padang, Indonesia)



Article Info

Publish Date
12 Jul 2019

Abstract

PT.Perkebunan Nusantara VI unit produksi Danau Kembar Kabupaten Solok merupakan perusahaan yang bergerak dibidang industri, yang kegiatan utamanya adalah memproduksi jenis teh hitam. Perusahaan ini belum menerapkan suatu perencanaan dan penjadwalan aktifitas distribusi produk dengan baik, dimana pihak perusahaan belum dapat memperkirakan kapan permintaan yang akan datang dan jumlah yang akan dipesan, sehingga permintaan untuk masing-masing jenis produk kurang terjadwal. Metode yang digunakan untuk perencanaan penjadwalan distribusi adalah Distribution Requirement Planning (DRP) dan penentuan jumlah pemesanan menggunakan teknik Lotting dengan jumlah pemesanan ekonomis (EOQ) dengan tujuan meminumkan jumlah biaya pemesanan atau pengiriman dan biaya penyimpanan per satuan waktu. Dengan diterapkannya metode DRP ini, PTPN VI Danau Kembar diharapkan dapat merencanakan pendistribusian produk teh hitam sehingga PTPN VI Danau Kembar tidak kelebihan ataupun kekurangan produksi untuk tahun-tahun berikutnya. Total biaya pendistribusian teh hitam pada pucuk mas tiga daun adalah Rp. 28.344.000 dengan biaya simpan Rp. 10.674.000 dan biaya kirim Rp. 17.670.000 sedangkan untuk indoglobal galang P adalah Rp. 51.356.000 dengan biaya simpan Rp. 32.034.000 dan biaya kirim Rp. 19.322.000. Dari total biaya tersebut PTPN VI Danau  Kembar bisa mengetahui berapa total biaya pendistribusian produk teh hitam ini untuk tahun kedepannya, yang memungkinkan perusahaan bisa menghemat anggaran dalam proses pendistribusian produk teh hitam. Perkebunan Nusantara VI unit produksi Danau Kembar Kabupaten Solok merupakan perusahaanyang bergerak dibidang industri, yang kegiatan utamanya adalah memproduksi jenis teh hitam. Perusahaan ini belum menerapkan suatu perencanaan dan penjadwalan aktifitas distribusi produk denganbaik, dimana pihak perusahaan belum dapat memperkirakan kapan permintaan yang akan datang danjumlah yang akan dipesan, sehingga permintaan untuk masing-masing jenis produk kurang terjadwal. Metode yang digunakan untuk perencanaan penjadwalan distribusi adalah Distribution RequirementPlanning (DRP) dan penentuan jumlah pemesanan menggunakan teknik Lotting dengan jumlahpemesanan ekonomis (EOQ) dengan tujuan meminumkan jumlah biaya pemesanan atau pengiriman danbiaya penyimpanan per satuan waktu. Dengan diterapkannya metode DRP ini, PTPN VI Danau Kembardiharapkan dapat merencanakan pendistribusian produk teh hitam sehingga PTPN VI Danau Kembartidak kelebihan ataupun kekurangan produksi untuk tahun-tahun berikutnya. Total biaya pendistribusianteh hitam pada pucuk mas tiga daun adalah Rp. 28.344.000 dengan biaya simpan Rp. 10.674.000 danbiaya kirim Rp. 17.670.000 sedangkan untuk indoglobal galang P adalah Rp. 51.356.000 dengan biayasimpan Rp. 32.034.000 dan biaya kirim Rp. 19.322.000. Dari total biaya tersebut PTPN VI DanauKembar bisa mengetahui berapa total biaya pendistribusian produk teh hitam ini untuk tahun kedepannya, yang memungkinkan perusahaan bisa menghemat anggaran dalam proses pendistribusian produk tehhitam. 

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

Teknologi

Publisher

Subject

Civil Engineering, Building, Construction & Architecture Computer Science & IT Decision Sciences, Operations Research & Management Engineering Industrial & Manufacturing Engineering

Description

Jurnal Teknologi The scope areas covered by the journal are Chemical & Bioprocess Engineering, Civil & Architecture Engineering, Computer Engineering, Electrical & Electronics Engineering, Industrial Engineering, Marine Engineering, Material & Metallurgical Engineering, and Mechanical Engineering. ...