Buletin Nutrisi dan Makanan Ternak
Vol. 17 No. 1 (2023)

Pengaruh Penambahan Tepung Bulu Sapi dalam Ransum terhadap Persentase Karkas dan Organ Dalam Burung Puyuh (Coturnix coturnix japonica) Fase Grower

Farahdibah Farahdibah (Fakultas Peternakan, Universitas Hasanuddin)
Anie Asriany (Departemen Nutrisi dan Makanan Ternak, FakultasPeternakan, Universitas Hasanuddin)
A Mujnisa (Departemen Nutrisi dan Makanan Ternak, FakultasPeternakan, Universitas Hasanuddin)



Article Info

Publish Date
03 Apr 2023

Abstract

Tepung bulu sapi merupakan salah satu bahan pakan yang dapat digunakan sebagai bahan pakan sumber protein karena memiliki kandungan protein sekitar 76,77%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung bulu sapi dalam ransum terhadap persentase karkas dan organ dalam burung puyuh fase grower. Kegunaan penelitian agar memberikan informasi mengenai pengaruh penambahan tepung bulu sapi dalam ransum terhadap persentase karkas dan organ dalam burung puyuh fase grower. Penelitian ini menggunakan 80 ekor burung puyuh yang dipelihara secara adlibitum selama 30 hari. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan 4 ulangan, PO:Ransum tanpa tepung bulu sapi (TBS), P1:Ransum mengandung tepung bulu sapi 2%, P2: Ransum mengandung tepung bulu sapi 4%. P3: Ransum mengandung tepung bulu sapi 6%. Parameter yang diamati adalah persentase karkas dan organ dalam burung puyuh fase grower. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan tepung bulu sapi (TBS) dalam ransum tidak berpengaruh nyata terhadap persentase karkas dan organ dalam burung puyuh fase grower. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan tepung bulu sapi sampai level 6% tidak memberikan dampak negatif terhadap ternak, namun hasil penelitian tidak berpengaruh nyata (p>0,05) terhadap persentase karks dan organ dalam (jantung, hati, dan gizzard) burung puyuh (Corturnix coturnix japonica) fase grower. Hal ini disebabkan protein keratin yang terkandung dalam bulu sapi memiliki daya cerna yang rendah karena adanya ikatan kimia berupa ikatan disulfida.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

bnmt

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Buletin Nutrisi dan Makanan Ternak merupakan open peer reviewed journal menerbitkan artikel ilmiah dengan fokus pada bidang nutrisi dan makanan ternak dengan cakupan (focus and scope), diantaranya: Nutrisi Ruminansia Kimia Pakan Tanaman Pakan dan Pastura Nutrisi Non-Ruminansia Teknologi dan Industri ...