Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pengembangan sektor pariwisata sejarah di era generasi digital natives. Perlu adanya upaya kerja sama antara pemerintah dengan masyarakat dalam mengakomodasi pariwisata sejarah agar berkembang dengan optimal. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan peran komunitas sejarah yang berkembang di tengah masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode historis yang terdiri atas empat tahapan, yakni heuristik, verifikasi, interpretasi dan historiorgrafi. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan adanya eksistensi komunitas sejarah yang turut memberi dampak pada sektor pariwisata sejarah. Komunitas tersebut adalah Komunitas Historia Indonesia (KHI) yang didirikan pada tahun 2003 di Jakarta serta Komunitas Aleut yang berdiri tahun 2005 di Bandung. Kedua komunitas ini berjalan dengan berbagai program masing-masing, baik yang dilaksanakan secara offline maupun online. Keduanya mengusung strategi dan program pengembangan pariwisata sejarah berbasis teknologi digital yang selaras dengan kehidupan kaum digital natives.
Copyrights © 2023