JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri)
Vol 7, No 3 (2023): Juni

PENGEMBANGAN KAPASITAS SELF JUMANTIK SEBAGAI UPAYA DINI DALAM PREVENTIF TRANSMISI DEMAM BERDARAH DENGUE

Salsabilla Putri Kinanti Abdullah (Kesehatan Masyarakat, Universitas Airlangga)
Adin Nasichah (Kesehatan Masyarakat, Universitas Airlangga)
Astrid Prameswari Lestari (Kesehatan Masyarakat, Universitas Airlangga)
Eucharistia Crisantika (Kesehatan Masyarakat, Universitas Airlangga)
Rezandara Anggita Wigunawanti (Kesehatan Masyarakat, Universitas Airlangga)



Article Info

Publish Date
03 Jun 2023

Abstract

Abstrak: DBD merupakan infeksi virus yang menular pada manusia melalui vektor nyamuk Aedes aegypti yang tersebar di negara-negara iklim tropis maupun subtropis. Berdasarkan data Puskesmas Bojonegoro menunjukkan bahwa jumlah kasus DBD tertinggi tahun 2021 sebanyak 39 kasus dengan 13 kasus diantaranya terjadi di Desa Sukorejo. Jumlah kasus ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Peran Jumantik sangat penting dalam mencegah transmisi perkembangan vektor penular DBD. Oleh karena itu diperlukan upaya pengembangan kapasitas Jumantik per rumah tangga untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka dalam membentuk karakteristik masyarakat yang mandiri dalam praktik PSN sebagai tindak pencegahan DBD. Pengembangan kapasitas Jumantik ini dilakukan sebagai bagian dari praktik kerja lapangan berbasis pengabdian masyarakat yang dilakukan di Desa Sukorejo bersama 20 orang yang umumnya tergabung dalam kelompok Dasawisma. Kegiatan ini dilakukan dengan metode penyuluhan dan demonstrasi disertai monitoring dan evaluasi melalui angket pemahaman pengetahuan dan observasi praktik partisipan. Pengembangan kapasitas Jumantik ini berdampak pada peningkatan pengetahuan pada 70% partisipan dan peningkatan keterampilan praktik pada 100% partisipan.Abstract: DHF is a viral infection transmitted to humans by the Aedes aegypti mosquito vector that spreads in tropical and subtropical climate countries. Based on the Bojonegoro Health Center in 2021 shows the DHF's highest number of 39 cases and 13 cases of which occurred in Sukorejo Village. The Jumantik's role is important to prevent the DHF from transmitting vector development. Therefore, it's necessary to develop the Jumantik's capacity to increase their knowledge and skills in forming the independent community characteristics in PSN as a DHF prevention act. Jumantik's capacity building as part of a community service-based fieldwork practice in Sukorejo Village with 20 people who are Dasawisma group. This activity uses counseling and demonstration methods accompanied by monitoring and evaluation by a knowledge-understanding questionnaire and observation of participant practice. This Jumantik's capacity building has an impact on increasing the knowledge of 70% of participants and increasing the skills of 100% of participants.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

jmm

Publisher

Subject

Other

Description

JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) is a journal published by the Mathematics Education Departement of Education Faculty of Muhammadiyah University of Mataram. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) aims to disseminate the results of conceptual thinking and ideas, especially the results of educational research ...