Laporan perjalanan yang berisi hal-hal detail terkait dengan kegiatan yang telah dilakukan selama perjalanan dinas merupakan laporan wajib yang harus dibuat oleh pelaku perjalanan berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan dan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara. Salah satu hal yang harus dilaporkan adalah penggunaan dana selama kegiatan dilakukan. Semakin lama perjalanan dinas, semakin banyak pengeluaran yang harus dilaporkan, baik jumlah maupun bukti pembayarannya. Penelitian ini bertujuan membantu mengefisienkan kegiatan pelaporan keuangan perjalanan dinas dengan melakukan pengelompokkan secara otomatis setiap item pengeluaran menggunakan pendekatan machine learning. Dengan menggunakan arsitektur Recurrent Neural Network dan Long Short-Term Memory model mengklasifikasikan setiap item pengeluaran ke tiga pos pengeluaran. Hasil penelitian menunjukkan arsitektur LSTM memberikan performa lebih baik dengan nilai akurasi 86%.
Copyrights © 2023