Pada tahun 2020, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan meluncurkan program Merdeka Belajar yang membantu para mahasiswa dan mahasiswi untuk menghadapi lingkungan kerja setelah mereka lulus. Akan tetapi, program ini memunculkan polemik. Penelitian ini mencoba melakukan klasifikasi sentimen pada kasus Magang Merdeka Belajar menggunakan algoritma KNN. KNN dipilih dikarenakan algoritma ini lebih handal dalam menangani data noisy, namun untuk meningkatkan akurasi, peneliti menggunakan algoritma Near Miss dalam proses data balancing dikarenakan selisih data adalah 188 data positif dan 212 data negatif.
Copyrights © 2023