Sebagai salah satu kota terbesar di Indonesia, aktivitas penduduk di Kota Makassar relatif tinggi. Hal ini berdampak pada timbulnya arus mobilitas sehingga sarana jalan yang memadai menjadi kebutuhan penting yang harus diupayakan. Aspek keselamatan jalan berkaitan dnegan transportasi memiliki urgensi penting sebagaimana disebutkan dalam pasal 3 UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Penelitian ini berjudul “Analisis Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Keselamatan Jalan, Kasus Jalan Sultan Alaudin Kota Makassar”. Tujuan penelitian berfokus pada identifikasi hal-hal yang menjadi sebab terjadinya kecelakaan, evaluasi kondisi geometric jalan, serta pelaksanaan audit atau analisis sebab-sebab kecelakaan yang sering terjadi di Jalan Sultan Alauddin. Data yang digunakan adalah jenis data primer dan sekunder. Perolehan data primer dari pengamatan langsung sementara studi dokumen yang dilakukan bertujuan untuk menemukan data sekunder. Temuan penelitian mengonfirmasi bahwa sebaanyak 25 orang menjadi korban dengan kondisi luka ringan. Berdasarkan 10 kejadian kecelakaan, faktor penyebab terbanyak berasal dari kendaraan dari pengendara yang bersangkutan, tempat parkir yang berada di bahu jalan beserta orang berjualan dan pamflet dari toko atau kios sehingga menyebabkan jarak pandnag menjadi tidak aman. Perencanaan jarak pandang tidak terpenuhi dari yang seharusnya yakni berjarak 64,57 meter. Sementara itu, jarak pandang dari arah Barat-Timur 44,29 meter dan arah Timur-Barat 52,84 meter.
Copyrights © 2019