Instansi pemerintahan yang baik adalah instansi yang memperhatikan kualitas kinerja pegawainya sehingga tentunya memberikan dampak pelayanan dengan baik kepada masyarakat. Oleh sebeb itu instansi akan selalu berusaha meningkat sesuai kinerja pegawainya dengan yang diharapkan salah satunya menentukan pegawai teladan yang akan menjadi role model pada instansi dinas kependudukan dan catatan sipil kabapaten asahan. Penilaian dalam pemilihan pegawai teladan saat ini dilakukan secara konvensional dimana sering kali terjadi kesalahan dan kecurangan pada saat penilaian kinerja pegawai karena penilaian yang bersifat subyektif, pendataan kinerja pegawai yang tidak benar dalam penilaian serta membutuhkan waktu yang cukup lama pada proses pemilihan pegawai teladan terpilih sehingga mempengaruhi efektifitas kinerja sebuah instansi. Sitem pendukung keputusan diharapkan mampu memecahkan permasalahan yang dihadapi oleh instansi dinas kependudukan dan catatan sipil kabapaten asahan. Sistem Pendukung Keputusan (SPK) adalah sistem yang dapat membantu seseorang dalam mengambil keputusan yang akurat dan tepat sasaran. Banyak permasalahan yang dapat diselesaikan dengan penggunakan SPK, salah satunya metoda yang digunakan yakni SMART (Simple Multi Attribute Rating Technique) karena metode ini mampu menyelesaikan masalah dengan multikriteria. Implepentasi SMART pada pada dinas kependudukan dan catatan sipil kabapaten asahan mempermudah mengelola bagian kepegawaian dalam proses pemilihan pegawai teladan sebagai role model yang lebih akurat dan juga penyajian laporan penilaian pegawai yang lebih efektif dan efisien
Copyrights © 2023