Innovative: Journal Of Social Science Research
Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)

Efektivitas Pemberian Aromaterapi Kenanga Terhadap Intensitas Disminorea Di Pondok Pesantren Nurul Islam Jember

Samnah Khoiriah (Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang)
Susilawati Susilawati (Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang)
Riza Umami (Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang)



Article Info

Publish Date
13 Jun 2023

Abstract

  Disminorea merupakan masalah menstruasi yang sering timbul pada remaja putri karena terjadi peningkatan hormone yang mengakibatkan uterus hipertonus dan vasokontriksi. Beberapa remaja mengalami gangguan aktifitas fisik dan nyeri membatasi kegiatan sehari-hari. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi intensitas disminorea adalah dengan menggunakan terapi non farmakologi yaitu berupa pemberian aromaterapi kenanga. Desain penelitian pre-eksperimental dengan rancangan One-Grup Pretest-Posttest Desain. Teknik pengambilan sampel menggunakan  purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 34 responden. Analisis data menggunakan Uji Wilcoxon. Sebelum diberikan aromaterapi sebanyak 88,2 % responden mengalami nyeri ringan, setelah pemberian aromaterapi 100% responden mengalami nyeri ringan. Hasil uji Wilcoxon diperoleh p-value 0.000. Terdapat perbedaan rata-rata pada intensitas disminorea sebelum dan sesudah diberikan aromaterapi kenanga. Aromaterapi kenanga mempengaruhi intensitas disminorea, terjadi penurunan intensitas disminorea sebelum dan sesudah diberikan aromaterapi. Hal ini disebabkan karena  aromaterapi kenanga dapat meningkatkan pengeluaran hormon serotonin dan endorphine. Aromaterapi kenanga dapat dihirup dengan frekuensi 3-5 hari setelah menstruasi atau timbulnya disminorea sebelum menstruasi. Disminorea merupakan masalah menstruasi yang sering timbul pada remaja putri karena terjadi peningkatan hormone yang mengakibatkan uterus hipertonus dan vasokontriksi. Beberapa remaja mengalami gangguan aktifitas fisik dan nyeri membatasi kegiatan sehari-hari. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi intensitas disminorea adalah dengan menggunakan terapi non farmakologi yaitu berupa pemberian aromaterapi kenanga. Desain penelitian pre-eksperimental dengan rancangan One-Grup Pretest-Posttest Desain. Teknik pengambilan sampel menggunakan  purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 34 responden. Analisis data menggunakan Uji Wilcoxon. Sebelum diberikan aromaterapi sebanyak 88,2 % responden mengalami nyeri ringan, setelah pemberian aromaterapi 100% responden mengalami nyeri ringan. Hasil uji Wilcoxon diperoleh p-value 0.000. Terdapat perbedaan rata-rata pada intensitas disminorea sebelum dan sesudah diberikan aromaterapi kenanga. Aromaterapi kenanga mempengaruhi intensitas disminorea, terjadi penurunan intensitas disminorea sebelum dan sesudah diberikan aromaterapi. Hal ini disebabkan karena  aromaterapi kenanga dapat meningkatkan pengeluaran hormon serotonin dan endorphine. Aromaterapi kenanga dapat dihirup dengan frekuensi 3-5 hari setelah menstruasi atau timbulnya disminorea sebelum menstruasi.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

Innovative

Publisher

Subject

Humanities Computer Science & IT Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Public Health Other

Description

Innovative: Journal Of Social Science Research is a journal managed by Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai which bridges researchers to publish research results in all scientific fields (multidiscipline). This includes the fields of education, health, law, economics, IT (Informatics Engineering), ...