Masalah kesehatan mental yang terjadi pada petugas medis dan kesehatan tidak hanya mempengaruhi kualitas pelayanan dan kapasitas pengambilan keputusan yang dapat menghambat upaya pelayanan kesehatan, namun secara khusus juga memiliki efek yang bertahan lama pada kesejahteraan mereka secara keseluruhan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran risiko gangguan kesehatan mental pada bidan di Klinik Putra Medika Group Cikarang pada tahun 2022. Jenis penelitian kuantitatif yang bersifat deskriptif, sampel penelitian adalah seluruh bidan di Klinik Putra Medika Group berjumlah 37 bidan, teknik pengambilan sampel menggunakan Total Sampling, analisis data menggunakan analisis univariat, serta metode pengumpulan data berupa data primer menggunakan kuesioner Depression Anxiety Stress Scales (DASS-42). Hasil menunjukkan dari 37 bidan lebih dari setengah jumlah sampel yaitu 30 bidan (81,1%) memiliki stres normal. Hasil kecemasan menunjukkan 14 bidan (37,8%) memiliki kecemasan normal, 10 bidan (27,0%) memiliki kecemasan berat. Lebih dari setengah jumlah sampel yaitu 30 bidan (81,1%) memiliki depresi kategori normal. Sedangkan untuk karakteristik responden diantaranya : 37 bidan (100%) berusia < 35 tahun, 29 bidan (78,4%) belum menikah, serta 34 bidan (91,9%) memiliki masa kerja < 5 tahun. Diharapkan klinik dapat proaktif untuk mempertahankan kesejahteraan mental bidan seperti dilakukannya evaluasi setiap 1 bulan untuk mengevluasi adanya kendala atau situasi pekerjaan yang mengganggu mental dan psikis bidan, menyediakan fasilitas pelatihan tentang kebidanan untuk meningkatkan keahlian atau meningkatkan kompetensinya, menyediakan fasilitas promosi kesehatan untuk mengurangi kecemasan yang berkelanjutan yang dapat dilakukan di klinik seperti cara mengurangi rasa kecemasan dengan teknik relaksasi pernapasan, menyediakan sarana konsultasi bagi bidan di tempat kerja yang membutuhkan konseling kesehatan mental di tempat kerja.
Copyrights © 2023