Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat penerimaan Learning Management System (LMS) yang digunakan pada Diklat Dasar Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Kesehatan Tahun 2022. LMS yang digunakan bernama Kolabjar ASN Pintar milik Lembaga Administrasi Negara (LAN). Penelitian ini menggunakan model penerimaan teknologi, yaitu model yang digunakan untuk mengukur tingkat penerimaan pengguna terhadap teknologi informasi. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif terhadap 192 responden yang mengisi kuesioner dengan skala Likert 5 poin. Pengolahan data menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 84% peserta memiliki tingkat penerimaan yang tinggi terhadap LMS. Penelitian ini juga menemukan bahwa faktor yang berkontribusi terhadap tingkat penerimaan adalah kemudahan belajar, kemudahan menyelesaikan tugas, fitur yang mudah digunakan dan sikap positif peserta yang mendukung penggunaan LMS dalam proses pembelajaran. Temuan lainnya adalah LMS ini memiliki beberapa kelemahan, antara lain: ketidakstabilan server, fitur yang tidak lengkap dan proses maintenance sistem yang memakan waktu. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan untuk perbaikan LMS ASN Pintar Kolabjar kedepannya.
Copyrights © 2023