Pasar tidak hanya menyediakan kebutuhan pangan dan sandang manusia, melainkan juga menjadi pusat kebudayaan dan cermin kehidupan sosial yang ada di suatu wilayah tertentu (mulyadi, 2012). Pasar berperan penting dalam membentuk perilaku ataupun lifestyle bagi suatu kelompok masyarakat, namun bagaimana halnya jika budaya yang ada di pasar adalah budaya yang kurang sensitif terhadap lingkungan? Pasar identik dengan perputaran barang yang cepat yang cenderung menyukai hal praktis dan kurang sustainable. Hal ini semakin menjauhkan masyarakat dari sifat interdependensi terhadap lingkungan yang berdampak pada permasalahan energi dan perubahan iklim. Untuk itu diperlukan adanya desain dengan pendekatan sustainable yang dapat mengkatalisis adanya perilaku dan kecenderungan masyarakat untuk kembali kepada sifat interdependensi dan harapannya menjadi solusi jangka panjang dari permasalahan iklim dan lingkungan yang ada.
Copyrights © 2023