Journal of Nursing and Public Health (JNPH)
Vol 11 No 1 (2023)

PERILAKU SEKSUAL BERISIKO HIV/AIDS PADA KELOMPOK PRIA RISIKO TINGGI

VERA SUSANTI (FAKULTAS ILMU  KESEHATAN MASYARAKAT, UNIVERSITAS SRIWIJAYA PALEMBANG)
RICO JANUAR SITORUS (FAKULTAS ILMU  KESEHATAN MASYARAKAT, UNIVERSITAS SRIWIJAYA PALEMBANG)
CHAIRIL ANWAR (FAKULTAS ILMU  KESEHATAN MASYARAKAT, UNIVERSITAS SRIWIJAYA PALEMBANG)



Article Info

Publish Date
20 May 2023

Abstract

Pendahuluan: Perkembangan penularan HIV/AIDS cukup meningkat dari tahun ke tahun. Penularan ini dipercepat dengan adanya kelompok pria berisiko tinggi yang melakukan perilaku seksual berisiko. Populasi kelompok pria yang berisiko tinggi tertular HIV pada umumnya adalah pria yang berpotensi sebagai pelanggan penjaja seks atau mereka melakukan hubungan seks dengan pasangan resmi/tetapnya namun kelompok tersebut masih melakukan seks dengan yang bukan pasanganresmi/tetapnya. Hal ini didorong oleh mobilitas pekerjaan yang tinggi, tempat bekerja yang tidak menetap dengan waktu yang cenderung relatif cukup lama seperti anak buah kapal (ABK), tenaga bongkar muat (TKBM), dan sopir truk. Kelompok pria berisiko tinggi tersebut dapat berperan sebagai jembatan utama penularan antara wanita penjaja seks dan masyarakat umum. Menurut hasil Survei Terpadu Biologis dan Perilaku Tahun 2018-2019,proporsi kejadian HIV pada kelompok pelanggan sebesar 1,1%.(Risti). Metode: penelitian deskriptif observasional dengan menggunakan desain literaturereview dengan pendekatan naratifreviewuntuk mengetahuideterminan perilaku seks berisiko pada populasi pria berisiko tinggi. Dimana ulasan, rangkuman, dan pemikiran dari beberapa sumber pustaka dibahas sesuai topik yang ditentukan, rentang waktu artikel yang dipilih dalam studi ini adalah 10 tahun terakhir (2012-2022).Hasil dan Pembahasan: Dari 17 artikel kemudian diketahui beberapa faktor yang berkontribusi terhadap perilaku seksual berisiko adalah karakteristik responden (usia, tingkat pendidikan, status pernikahan, penghasilan) pengetahuan, sikap, dorongan wanita pekerja seks (WPS), keterjangkauan transaksi seks, dukungan rekan kerja. Kesimpulan: Berbagai penelitian menemukan sebagian besar responden berperilaku seksual berisiko dan ditemukan juga hubungan yang signifikan dari beberapa faktor risiko antara lain yaituusia, tingkat pendidikan, status pernikahan, penghasilan) pengetahuan, sikap, dorongan wanita pekerja seks (WPS), keterjangkauan transaksi seks, serta dukungan rekan kerja terhadap perilaku seks berisiko.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

jnph

Publisher

Subject

Health Professions Nursing

Description

Journal of Nursing and Public Health is an open access and peer-reviewed journal. Journal of Nursing and Public Health is an international journal which provides a forum for publishing the scientific works of nurse practitioners, academics, and researchers. It publishes original papers, reviews ...