Krisis yang terjadi di Myanmar yang disebabkan oleh kudeta junta militer Myanmar sejak awal 2021 sampai dengan saat ini masih belum menunjukan tanda-tanda akan berakhir. Dalam merespon hal tersebut, negara-negara anggota ASEAN menyepakati 5 poin konsensus yang implementasinya belum juga terlihat secara signifikan. Penelitian ini akan menggunakan metode kualitatif berdasarkan kondisi-kondisi faktual yang bersumber dari berbagai dokumen-dokumen yang kredibel. Selanjutnya, tujuan dari penelitian ini adalah untuk membahas terkait dengan latar belakang krisis yang terjadi di Myanmar, bagaimana negara-negara anggota ASEAN merespon hal tersebut, pentingnya peran Utusan Khusus ASEAN untuk Myanmar, tantangan yang dihadapi Indonesia sebagai ketua ASEAN 2023 dan terakhir, mengapa keberhasilan Indonesia dalam meredakan konflik yang terjadi di Myanmar dapat menjadi modal penting bagi Indonesia kedepan, dimana diharapkan berbagai kepentingan nasional (national interest) dari Indonesia dapat tercapai. Kata kunci:: Krisis Myanmar, ASEAN, Utusan Khusus
Copyrights © 2023