Gelar duta diberikan kepada para pelanggar protokol kesehatan dengan harapan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat Indonesia akan pentingnya menjalankan protokol kesehatan menghadirkan perdebatan di masyarakat. Studi ini bertujuan menganalisis persepsi masyarakat akan publisitas negatif yang berasal dari pemerintah dan pengaruhnya terhadap kesadaran masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan di era pandemi. Studi eksperimen desain Posttest Only dilakukan dengan mengolah hasil kuesioner 60 orang responden yang diperoleh secara non-acak dan didistribusikan melalui platform media sosial. Studi ini mengkaji pengaruh dari publisitas negatif dari pemerintah kepada peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjalankan protokol kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang yang setuju terhadap publisitas negatif menyatakan bahwa pesan publisitas negatif mempengaruhi kesadaran diri mereka dalam mengaplikasikan protokol kesehatan. Hasil tersebut memiliki persentase dua kali lipat dari pengaruh peningkatan kesadaran yang dimiliki oleh orang yang tidak setuju terhadap pesan strategi publisitas negatif.
Copyrights © 2023