Pendahuluan: Anemia merupakan suatu penyakit yang ditandai dengan kurangnya jumlah sel darah merah dalam darah, penyebab utama terjadinya anemia adalah kekurangan zat besi. Sari kurma merupakan kurma yang dihaluskan dan diambil sarinya, yang mengandung zat mineral yaitu besi yang essensial bagi pembentukan hemoglobin untuk meningkatkan kadar hemoglobin dalam tubuh. Metode: Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian menggunakan studi intervensi dengan metode one group pretest – posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil dengan anemia. Besar sampel adalah 30 responden. Uji statistik yang digunakan adalah uji T-Paired. Penelitian ini dilaksanakan di BPM wilayah kerja Kota Bengkulu. Hasil dan Pembahasan: kadar hemoglobin ibu hamil sebelum diberikan intervensi terendah yaitu 9.0 gr% dan tertinggi yaitu 11.gr%, kemudian sesudah diberikan intervensi, kadar hemoglobin terendah pada ibu Hamil yaitu 11.5 gr% dan tertinggi yaitu 12.7gr%. Pada uji T, didapatkan nilai p-value sebesar 0,000 atau p- value < α (0,005), ini menunjukkan bahwa ada pengaruh atau efektivitas sebelum dan sesudah pemberian sari kurma terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil di BPM Kota Bengkulu. Kesimpulan: beradasarkan hasil penelitian tentang kadar HB setelah konsumsi sari kurma pada ibu hamil Terdapat efektivitas sebelum dan sesudah pemberian sari kurma terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil di BPM Kota bengkulu.
Copyrights © 2023