E-commerce memainkan peran penting dalam menghubungkan penjual dan pembeli. Dengan banyaknya pilihan produk atau jasa dipasarkan menjadi keunggulan e-commerce, juga berarti persaingan bisnis yang semakin ketat. Perusahaan tidak hanya melakukan transaksi untuk mencapai keberhasilan pemasaran, tetapi juga harus meningkatkan kualitas layanan. Berdasarkan Tokopedia yang hanya menempati urutan ketiga dalam hal media sosial terpopuler dengan 40% di bawah pesaingnya yaitu Shopee 54%, dan Lazada 41%. Dari data SimilarWeb for App Performance tentang aplikasi e-commerce di Indonesia, pengguna aktif harian Shopee mencapai 33, 27 juta. Sementara Tokopedia hanya berada pada angka 8,82 juta. Berdasarkan hasil riset yang dilakukan Ipsos, perusahaan riset pasar atau market research global, yang ada di Indonesia, menempatkan Shopee menjadi e-commerce yang paling populer di Indonesia mengungguli Tokopedia tahun 2021. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kesadaran merek, persepsi kualitas, asosiasi merek, dan loyalitas merek terhadap keputusan pembelian konsumen Tokopedia di Bandar Lampung. Metode pengambilan sampel non probability sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan kriteria pengguna Tokopedia di Bandar Lampung baik yang mengaksesnya melalui website maupun aplikasi mobile (Android) dan sudah pernah melakukan pembelian. Jumlah sampel dalam penelitian ini berjumlah 100 responden. Metode analisis data yang terdiri dari uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, dan uji hipotesis yang meliputi: uji T, dan R2. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel yang paling berpengaruh terhadap keputusan pembelian adalah persepsi kualitas dari semua variabel yang digunakan.
Copyrights © 2023