CV. Surya Food Indonesia merupakan salah satu perusahaan manufaktur yang bergerak dibidang industri makanan yang menghasilkan produk berupa roti. Permasalahan yang terjadi pada CV. Surya Food Indonesia adalah banyaknya waktu menganggur pada setiap operator produksi. Untuk menyelesaikan permasalahan tersebut maka perlu dilakukan analisa beban kerja dan penentuan jumlah tenaga kerja optimal pada bagian produksi. Analisa beban kerja dan penentuan jumlah tenaga kerja optimal dapat dilakukan dengan metode Work Load Analysis (WLA). Metode Work Load Analysis adalah metode yang digunakan untuk penentuan tenaga kerja optimal yang sesuai dengan beban kerja yang ada. Hasil perhitungan beban kerja dan penentuan jumlah tenaga kerja optimal menggunakan Work Load Analysis pada bagian produksi menunjukkan hasil bahwa pada semua operator memiliki beban kerja yang rendah karena tidak melebihi dari 100%. Hasil perhitungan beban kerja menunjukkan bahwa pada operator mixing memiliki persentase beban kerja tertinggi sebesar 59,58% sehingga membutuhkan 1 tenaga kerja, operator pencetakan sebesar 15,60% membutuhkan 1 orang tenaga kerja, operator pengovenan sebesar 20,80% membutuhkan 1 orang tenaga kerja dan operator pengemasan sebesar 12,5% membutuhkan 1 orang tenaga kerja. Berdasarkan hasil perhitungan tersebut dapat diketahui bahwa pada setiap operator produksi memiliki tenaga kerja berlebih sedangkan beban kerja yang diperoleh relatif rendah.Kata
Copyrights © 2022