Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian
Vol 4, No 2 (2019): Mei 2019

pengaruh dosis kompos limbah kulit kopi dan fungi mikoriza arbuskular terhadap pertumbuhan serta hasil tanaman melon

Mohammad Ebigail (jurusan agroteknologi fakultas pertanian universitas syiah kuala)



Article Info

Publish Date
30 Mar 2020

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menguji dosis kompos limbah kulit kopi dan mikoriza serta interaksi diantara keduanya yang paling efektif untuk meningkatkan produksi tanaman melon yang menggunakan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan 2 faktor perlakuan yaitu : Faktor I Dosis kompos limbah kulit buah kopi (K) K0 = 0 g polibag-1, K1 = 188 g polibag-1, K2 = 376 g polibag-1 dan K3 = 564 g polibag-1 Faktor II : Dosis mikoroza (M) M0 = 0 g polibag-1, M1 = 10 g polibag-1, M2 = 15 g polibag-1 dan M3 = 20 g polibag-1. Hasil penelitian menunjukan penggunaan dari kompos limbah limbah kulit buah kopi berpengaruh sangat nyata. terhadap diameter buah dan berpengaruh nyata terhadap berat buah, dosis kompos terbaik dijumpai pada perlakuan K2 (376 g polibag-1). Terdapat interaksi sangat nyata akibat penggunaan kompos limbah kulit buah kopi dan fungi mikoriza terahadap diameter buah dan berat buah, interaksi terbaik dijumpai pada perlakuan K3M2 (564 g polibag-1 dan 15 g polibag-1).Kata kunci: produksi, melon, kompos limbah kulit kopi, mikoriza arbuskularTHE EFFECT OF COMPOSTE USE OF WASTE COFFEE SKIN AND ARBUSCULAR MICORIZA FUNCTION ON PRODUCTION OF MELON (Cucumis melo L.)ABSTRAKThis study aims to examine the dosage of coffee skin waste compost and mycorrhiza and the interactions between the two of the most effective ways to increase melon production using Factorial Randomized Block Design (RBD) with 2 treatment factors, namely: Factor I dose of coffee fruit skin waste compost (K ) K0 = 0 g polybag-1, K1 = 188 g polybag-1, K2 = 376 g polybag-1 and K3 = 564 g polybag-1 Factor II: Dosage of mycorrhiza (M) M0 = 0 g polybag-1, M1 = 10 g polybag-1, M2 = 15 g polybag-1 and M3 = 20 g polybag-1. The results showed that the use of compost of coffee fruit peel waste had a very significant effect. on fruit diameter and significantly affected fruit weight, the best compost dose was found in K2 treatment (376 g polybag-1). There was a very real interaction due to the use of coffee fruit skin waste compost and mycorrhiza fungi on fruit diameter and fruit weight, the best interactions were found in K3M2 treatment (564 g polybag-1 and 15 g polybag-1).

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

JFP

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian (JIMFP) diterbitkan oleh Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala. Merupakan media jurnal elektronik sebagai wadah untuk penyebaran dan publikasi hasil penelitian dari skripsi/tugas akhir dan atau sebagian dari skripsi/tugas akhir mahasiswa strata satu (S1) ...