Abstrak. Program Penguatan Lembaga Distribusi Pangan Masyarakat (P-LDPM) merupakan salah satu program pemberdayaan yaitu dengan memberikan dana bantuan sosial terhadap gapoktan untuk meningkatkan usaha ekonomi di wilayah melalui peningkatan usaha pembelian dan penjualan serta pengembangan unit pengelola cadangan pangan yang ada pada gapoktan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbedaan pendapatan antara petani penerima bantuan LDPM dan non LDPM. Penentuan lokasi penelitian dilakukan secara sengaja (purposive) dengan pertimbangan bahwa Desa Babah Jurong ini merupakan penerima bantuan P-LDPM sejak tahun 2009. Teknik pengambilan sampel ditentukan secara Cluster Random Sampling. Ukuran sampel yaitu diambil 50 % dari tiap-tiap kelompok tani sehingga diperoleh sampel sebanyak 33 responden untuk petani LDPM dan 12 responden untuk petani non LDPM. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis pendapatan dan analisis uji beda independen (independent sample t test). Hasil penelitian yang diperoleh yaitu t hitung t tabel (0,155 201,6) dengan derajat kebebasan (df) = 43 dan taraf nyata (α) = 0,05 sehingga terima H0 dan tolak Ha. Dengan demikian kesimpulannya yaitu ada pendapatan petani LDPM lebih tinggi dibandingkan petani non LDPM.
Copyrights © 2019