Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian
Vol 3, No 1 (2018): Februari 2018

Ekstraksi Antosianin Limbah Terung Belanda (Solanum betaceaum Cav.) Menggunakan Metode Microwave Assisted Extraction

Darajatul Ulya (Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kulala)
Nida El Husna (Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kulala)
Melly Novita (Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kulala)



Article Info

Publish Date
01 Feb 2018

Abstract

Abstrak.  Terung belanda (Solanum betaceaum Cav.) yang terdiri dari bagian kulit, daging buah dan biji mengandung pigmen antosianin yang dijadikan sebagai pewarna alami. Ekstraksi antosianin limbah terung belanda dilakukan menggunakan metode Microwave Assisted Extraction (MAE) yang memanfaatkan gelombang mikro untuk mempercepat ekstraksi selektif melalui pemanasan singkat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh jenis limbah terung belanda dan lama ekstraksi menggunakan metode MAE terhadap rendemen dan total antosianin ekstrak limbah terung belanda. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan 2 faktor. Faktor I adalah jenis limbah yang terdiri dari 3 taraf (kulit, biji, campuran kulit dan biji) dan faktor II adalah lama ekstraksi yang terdiri dari 3 taraf (30 detik, 40 detik dan 50 detik). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendemen ekstrak berkisar antara 8,00– 9,83%. Jenis limbah yang menghasilkan total antosianin tertinggi hingga terendah adalah limbah biji, campuran kulit dan biji dan limbah kulit. Berdasarkan total antosianin kombinasi perlakuan terbaik diperoleh pada jenis limbah biji dan lama ekstraksi 30 detik menghasilkan rendemen 9% dan total antosianin 121,46 mg/L.Abstract. Tamarillo (Solanum betaceaum Cav.) which consists of the skin, pulp and seeds contain anthocyanin pigments are used as natural dyes. Anthocyanin extraction of tamarillo was done using the method of Microwave Assisted Extraction (MAE) which utilizes microwaves to accelerate the selective extraction through a brief warm. The purpose of this research is to study the influence of the type of  tamarillo waste and extraction time used  MAE method on yield of extract and total  anthocyanin. The study used a randomized block design (RAK) factorial with two factors. The first factor is the type of tamarillo consists of 3 levels (skins, seeds and mixture of skin and seed) and the second factor is extraction time consists of 3 levels (30 seconds, 40 seconds and 50 seconds). The results showed that the yield of extract anthocyanin ranged from 8.00 to 9.83%. Types of tamarillo waste that generate total anthocyanin highest to lowest are seed, mixture of seeds and skin, and skin. Based on the total anthocyanin, the best treatments was obtained on seed waste and extraction time of 30 seconds that resulted yield of extrac 9.00%, and total anthocyanin 121.46 mg / L.

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

JFP

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian (JIMFP) diterbitkan oleh Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala. Merupakan media jurnal elektronik sebagai wadah untuk penyebaran dan publikasi hasil penelitian dari skripsi/tugas akhir dan atau sebagian dari skripsi/tugas akhir mahasiswa strata satu (S1) ...